Asam Metakrilat (MAA), dengan rumus molekul C₄H₆O₂, adalah senyawa organik yang ditandai oleh gugus karboksil (-COOH) yang terikat pada ikatan rangkap karbon-karbon. Struktur ini menggolongkannya sebagai asam karboksilat α,β- tak jenuh, memungkinkannya mengalami berbagai reaksi kimia seperti polimerisasi dan esterifikasi.

  • Nomor CAS: 79-41-4
  • Berat Molekul: 86,09 g/mol
  • Nama IUPAC: Asam 2-Metilprop-2-enoat
  • Sinonim: Asam 2-Metilakrilat, α-Metakrilat, 2-Metil-2-propenoat

Sifat Fisik & Kimia

  • Penampilan: Cairan tidak berwarna hingga kuning pucat
  • Titik Didih: 161°C
  • Titik Lebur: 14–15°C
  • Kepadatan: 1,015 g/cm³ pada 20°C
  • Titik Nyala: 67°C
  • Kelarutan: Larut dalam air dan sebagian besar pelarut organik
  • Tekanan Uap: 0,7 mmHg pada 20°C
  • Bau: Sengit, menyengat

Aplikasi

Asam Metakrilat berfungsi sebagai monomer serbaguna dan zat antara dalam berbagai aplikasi industri:

  1. Industri Polimer:

    • Metil Metakrilat (MMA): MAA adalah prekursor untuk MMA, yang polimerisasi membentuk polimetil metakrilat (PMMA), plastik transparan dan tahan lama yang umumnya dikenal sebagai kaca akrilik.

    • Kopolimer: MAA dikopolimerkan dengan monomer lain untuk menghasilkan bahan dengan sifat yang disesuaikan untuk aplikasi spesifik.

  2. Lapisan dan Cat:

    • Pelapis Akrilik: MAA digunakan dalam produksi pelapis akrilik yang menawarkan daya rekat sangat baik, tahan cuaca, dan tahan lama.

    • Pernis: Dimasukkan ke dalam pernis untuk meningkatkan kilap dan melindungi permukaan.

  3. Perekat dan Sealant:

    • Perekat Sensitif Tekanan: Kopolimer yang dimodifikasi MAA memberikan daya lengket dan kekuatan geser.

    • Sealant Konstruksi: Meningkatkan daya rekat pada berbagai substrat dan meningkatkan fleksibilitas.

  4. Finishing Tekstil dan Kulit:

    • Pengolahan Kain: Polimer berbasis MAA memberikan sifat anti-air dan tahan noda pada tekstil.

    • Lapisan Kulit: Meningkatkan daya tahan dan penampilan produk kulit.

  5. Farmasi:

    • Pelapis Enterik: Kopolimer MAA digunakan dalam pelapis enterik untuk tablet guna mengontrol pelepasan bahan aktif di saluran pencernaan.

  6. Pengolahan Air:

    • Flokuatan dan Dispersan: Polimer berbasis MAA membantu agregasi dan penghilangan partikel tersuspensi dalam proses pengolahan air.

Keamanan dan Penanganan

  • Penyimpanan: Simpan di tempat yang sejuk, berventilasi baik, jauh dari panas dan sumber penyalaan.
  • Penanganan: Gunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, termasuk sarung tangan, kacamata, dan pakaian pelindung.
  • Ketidakcocokan: Hindari kontak dengan zat pengoksidasi kuat, asam, dan basa.
  • Tindakan Pertolongan Pertama: Jika terkena, segera bilas dengan banyak air dan cari bantuan medis jika diperlukan.

Sertifikat

OHSMS QMS EMS

Ketentuan pembayaran: Berbagai metode pembayaran tersedia, termasuk T/T DI MUKA, pembayaran sebagian dan kredit sebagian, dll.