Polimer poliol adalah kelas khusus dari polieter poliol yang disintesis dengan memasukkan partikel polimer padat—seperti polistiren, polimetil metakrilat, atau akrilonitril-butadiena-stirena—ke dalam matriks polieter poliol. Hal ini biasanya dicapai melalui polimerisasi in situ monomer dalam fase poliol, menghasilkan dispersi stabil domain polimer padat dalam polieter poliol cair.

  • Poliol Dasar: Polieter poliol (misalnya, polipropilen glikol, polietilen glikol)
  • Fase Polimer: Partikel polimer padat (misalnya, polistiren, polimetil metakrilat)
  • Penampilan: Cairan kental berwarna putih susu hingga kuning muda
  • Fungsionalitas: Biasanya 2–3 gugus hidroksil per molekul
  • Berat Molekul: Bervariasi berdasarkan poliol dasar dan fase polimer

Aplikasi Utama

Polimer poliol terutama digunakan dalam produksi produk busa poliuretan fleksibel dan semi-kaku dengan daya dukung beban tinggi atau modulus tinggi. Aplikasinya meliputi:

  • Busa Poliuretan Fleksibel: Digunakan dalam pembuatan bahan bantalan untuk furnitur, kasur, jok mobil, dan pengemasan.
  • Busa Poliuretan Semi-Kaku: Diterapkan pada aplikasi yang memerlukan keseimbangan antara fleksibilitas dan kekakuan, seperti pada panel insulasi dan komponen struktural.
  • Busa Cetak dan Berbentuk Blok: Integral dalam produksi bagian busa cetak untuk interior mobil, komponen peralatan rumah tangga, dan bahan konstruksi.

Keunggulan

  • Sifat Mekanik yang Ditingkatkan: Fase polimer padat memberikan peningkatan kekerasan, kekuatan tarik, dan ketahanan sobek pada produk busa yang dihasilkan.
  • Pengurangan Konsumsi Bahan Baku: Dengan menggantikan sebagian polieter poliol umum, polimer poliol memungkinkan produksi busa berdensitas rendah dengan sifat daya dukung beban tinggi, mengoptimalkan penggunaan material.
  • Kemudahan Proses Produksi: Dispersi stabil partikel polimer padat memfasilitasi proses pembentukan dan pencetakan busa yang konsisten.
  • Kustomisasi: Rasio fase polimer terhadap polieter poliol dapat disesuaikan untuk memenuhi persyaratan kinerja tertentu, memberikan fleksibilitas dalam formulasi busa.

Keamanan dan Penanganan

  • Penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari panas dan sumber penyalaan, di tempat yang sejuk dan kering.
  • Penanganan: Gunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, termasuk sarung tangan, kacamata, dan pakaian pelindung saat menangani polimer poliol.
  • Pembuangan: Buang sesuai dengan peraturan lingkungan setempat.

 

Sertifikat

OHSMS QMS EMS

Ketentuan pembayaran: Berbagai metode pembayaran tersedia, termasuk T/T DI MUKA, pembayaran sebagian dan kredit sebagian, dll.